Rabu, 21 Agustus 2013

Movie Review: Sherlock Holmes: A Game of Shadows

Film ini adalah film kedua dari film Sherlock Holmes yang dirilis tahun 2009. Direktur film ini, Guy Ritchie membuat film ini berdiri sendiri jadi tidak perlu menonton film pertama untuk mengerti film ini. Film ini tetap dimainkan oleh Robert Downey Jr (Sherlock Holmes) dan Jude Law (Dr. Watson) yang kali ini dibintangi pula oleh Noomi Rapace (Simza), Jared Harris ( Prof. James Moriarty) dan beberapa dibantu beberapa pemain figuran seperti Rachel McAdams (Irene Adler),Kelly Reilly (Mary Morstan) dan Stephen Fry (Mycroft Holmes).

Melanjutkan kisah romansanya, Holmes masih belum dapat melepaskan hasrat kasihnya terhadap Irene Adler (Rachel McAdams) yang sekali lagi kembali mencoba untuk mengelabui dirinya. Kemudian ada permasalahan yang terjadi dalam persahabatannya dengan John Watson (Jude Law). Entah mengapa, Holmes rasa kurang begitu nyaman dengan pernikahan yang akan dialami oleh Watson dengan Mary Morstan (Kelly Reilly). Bukan karena ia kurang yakin bahwa Mary adalah wanita yang tepat untuk Watson, namun lebih karena Watson yang bertekad akan melepaskan segala penyelidikan yang ia lakukan bersaman dengan Holmes selepas pernikahannya kelak.

Pun begitu, Watson terpaksa sekali lagi harus bergabung bersama Holmes dalam sebuah penyelidikan setelah Holmes mengungkapkan bahwa dirinya dan Mary kini sedang berada dalam incaran Professor James Moriarty (Jared Harris) untuk kemudian disingkirkan karena Holmes sedang berusaha untuk menggagalkan rencana Moriarty untuk mengadu domba beberapa negara agar tercipta sebuah perang dalam skala yang besar. Lewat penyelidikan yang mereka lakukan terhadap Simza (Noomi Rapace), seorang wanita gypsy yang saudaranya diduga terlibat dengan komplotan yang dibentuk oleh Moriarty, Holmes, Watson dan Simza akhirnya secara perlahan mulai berhasil membuka satu-persatu rencana Moriarty untuk kemudian berusaha menggagalkannya.

Walaupun memiliki sejumlah plot cerita, fokus penceritaan Sherlock Holmes: A Game of Shadows tidak pernah menjauh dari sosok seorang Sherlock Holmes. Bahkan, seringkali karakter Sherlock Holmes terasa bagaikan terlalu banyak hadir dalam jalan cerita tanpa adanya esensi yang begitu berarti – mirip dengan apa yang terjadi pada karakter Captain Jack Sparrow pada Pirates of the Caribbean: At World’s Ends (2007). Akibatnya, karakter Sherlock Holmes seringkali terasa hadir tanpa kharisma dan lebih banyak bergumam tanpa arti dalam setiap dialognya. Downey, Jr. telah semakin erat dengan perannya sebagai seorang Sherlock Holmes. Sama seperti semakin eratnya karakter John Watson melekat pada Jude Law yang juga mampu menampilkan kemampuan akting yang menghibur.

Sayang sekali Sherlock Holmes: A Game of Shadows terasa kurang begitu menggali kehadiran karakter Professor James Moriarty di dalam jalan ceritanya. Sebagai seorang karakter antagonis utama – dan akan menjadi musuh bebuyutan dari karakter Sherlock Holmes – karakter Moriarty mendapatkan bagian cerita yang terlalu tersembunyi di film ini. Yang semakin membuat kehadiran karakter Moriarty terasa sia-sia adalah permainan akting Jared Harris yang begitu mampu untuk memberikan kesan dingin dan sadis pada diri Moriarty. Seandainya momen-momen perseteruan antara karakter Holmes dan Moriarty lebih diperbanyak, mungkin Sherlock Holmes: A Game of Shadows akan mampu tampil lebih memikat dan menegangkan lagi.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar